MAHASISWA PRODI EKONOMI SYARIAH LOLOS SELEKSI SNAMI 2019

Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang menyelenggarakan Seminar Nasional Multidisiplin Ilmu (SNAMI) dengan tema “Riset dan Implementasi Untuk Kemajuan Daya Saing Bangsa di Era Revolusi Industri”. Acara tersebut dilaksanakan di Hall UNWAHA Tambakberas Jombang pada tanggal 26 Oktober 2019. SNAMI merupakan seminar rutin yang dilaksanakan untuk menjadi wadah bagi para ilmuan dan akademisi yang bersifat multidisplin ilmu. Seminar Nasional dan Call For Paper merupakan serangkaian kegiatan dari SNAMI 2019.

Dalam seminar nasional menghadirkan 3 pemateri utama. Pemateri pertama adalah Prof. Madlazim, M.Si, Guru Besar FMIPA Universitas Negeri Surabaya. Pemateri kedua adalah Dr. Ahmad Munjih Nasih, M.Ag Sekretaris LPPM Universitas Negeri Malang. Pemateri ketiga adalah Dr.Anton Muhibuddin, M.P Rektor Universitas KH.A.Wahab Hasbullah.

Kegiatan SNAMI tersebut dimulai dengan pembukaan, penyampaian materi oleh ketiga pemateri, dan dilanjutkan dengan presentasi para peserta Call For paper yang telah dinyatakan lolos satu minggu sebelum acara. Salah satu peserta yang lolos dari seleksi tersebut dan dinyatakan sebagai pemakalah yaitu mahasiswa atas nama Lia Nur Kumala Hidayati dengan NIM 1501290083. Judul dari Karya tulis yang dikirimkan oleh mahasiswa dari prodi Ekonomi Syariah UNWAHA ini adalah ISLAMIC FOODBANK DI INDONESIA.

Pemakalah atas nama Lia Nur Kumala Hidayati memberikan pemaparan bahwa Islamic Foodbank merupakan sebuah konsep pengembangan dari kegiatan Foodbank yang sudah ada di Indonesia. Konsep yang ada di Foodbank dikolaborasikan dengan konsep zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dari kolaborasi konsep tersebut akan lahir foodbank-foodbank baru yang berbasis Islam. Salah satu kegunaan nantinya jika diterapkan konsep Islamic Foodbank di Indonesia yaitu dapat mengangkat nama Ekonomi Islam, bahwa ekonomi Islam dapat berperan dalam perekonomian nasional terutama terkait dengan masalah pengentasan kemiskinan melalui Foodbank dan BAZNAS selakuk pengelola ZIS sekaligus sebagai upaya membumikan syiar ekonomi Islam di Indonesia.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *